Wow! Kekayaan Bupati Nganjuk Rp21 Miliar, Ini Rinciannya

0
4

harta kekayaan ilustrasi Dalam LHKPN, Taufiqurrahman memiliki kekayaan Rp 21,4 miliar, mengalami peningkatan dari hasil pelaporan kekayaannya pada 2012 yang hanya Rp 20,2 miliar. (Foto: Ilustrasi) ARTIKEL TERKAIT Suap Bupati Nganjuk, KPK Amankan Rp 298 Juta Tak Hadir di Pansus, KPK Beritahukan Lewat Whatsapp Hari Ini Bupati Batubara Bersaksi untuk Sujendi Tarsono Berkas Belum Rampung, KPK Perpanjang Penahanan Wali Kota Tegal KPK Amankan 15 Orang, Bupati Nganjuk Jalani Pemeriksaan Jakarta, (Tagar 26/10/2017) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menetapkan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman sebagai tersangka dalam kasus suap terkait jual beli jabatan yang dilakukan di wilayah Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

“KPK meningkatkan status ke penyidikan dan menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,” ujar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan, dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (26/10).

Kasus ini, ternyata bukan kali pertama ia berurusan dengan KPK. Sebelumnya, pada 6 Desember 2016 lalu Bupati Nganjuk dua periode tersebut pernah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penerimaan gratifikasi.

Selain terjerat kasus gratifikasi, Taufiqurrahman juga menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lima proyek pembangunan dan perbaikan jalan di Kabupaten Nganjuk tahun 2009.

Namun kemudian, dia lepas dari status tersangka setelah menang dalam praperadilan. Pada akhirnya, pengadilan memutuskan bahwa penanganan perkara terhadap Taufiqurrahman harus dikembalikan ke Kejaksaan Negeri Nganjuk.

Lantas, berapakah kekayaan yang dimiliki oleh Taufiqurrahman?

Berdasarkan informasi yang tagar.id sadur dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), taufiqurrahman melakukan pelaporan kekayaannya pada 27 Agustus 2012 dan terakhir pada 6 Oktober 2014.

Dalam LHKPN, tertulis bahwa taufiqurrahman memiliki kekayaan sejumlah Rp21,4 miliar, total itu diketahui mengalami peningkatan dari hasil pelaporan kekayaannya pada 2012 yang hanya Rp20,2 miliar.

Total itu meliputi harta tidak bergerak berupa 70 tanah dengan luas yang berbeda tersebar di beberapa kota dan kabupaten yakni dua di Kediri, satu di Nganjuk, satu di Surabaya, dua di Malang dan sisanya berada di Jombang, yang jika ditotalkan jumlahnya mencapai Rp8,22 miliar, jumlah ini meningkat dari pelaporan kekayaan pada tahun 2012 sebesar Rp7,97 miliar.

Selain itu, Taufiqurrahman diketahui memilik harta bergerak berupa 38 unit mobil dengan berbagai merk, tujuh unit motor yang jika dijumlahkan mencapai Rp3,76 miliar, jumlah tersebut juga diketahui mengalami kenaikan dari pelaporan sebelumnya yakni Rp3,16 miliar.

Kemudian, harta lainnya milik Taufiqurrahman yakni berupa alat pertambangan mulai dari pemecah batu, whell loader hingga sejumlah M3 Baru Koral, serta memiliki usaha mesin paving, tandem, excavator sejumlah Rp5,75 miliar yang naik dari pelaporan harta sebelumnya senilai Rp5,43 miliar.

Tidak berhenti di situ, Taufiqurrahman diketahui turut memiliki logam mulia dan harta bergerak dalam bentuk lainnya sejumlah Rp298 juta, lagi lagi jumlah ini merangkak naik dari pelaporan harta sebelumnya yakni Rp208 juta.

Terakhir, Taufiqurrahman disebut-sebut memiliki giro sejumlah Rp2,95 miliar, harta ini menjadi satu-satunya nilah kekayaan dia yang mengalami penurunan dibanding pelaporan harta pada tahun 2012 yakni Rp3,13 miliar.

Dalam LHKPN tersebut menyebut bahwa Taufiqurrahman sama sekali tidak memiliki utang piutang. (sas) [ RRZ ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here