Tragedi Rohingya, Menkumham Sesalkan Penyebaran Hoaks

0
27

Tragedi Rohingya


PERNYATAAN PRESIDEN TENTANG ROHINGYAPresiden Joko Widodo (kiri) didampingi Mensesneg Pratikno (kanan), bersiap memberi keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (3/9). Presiden Joko Widodo meminta krisis kemanusiaan yang terjadi terhadap etnis Rohingya di Myanmar dihentikan dan pemerintah Indonesia berkomitmen memberi bantuan kemanusiaan di Rakhine State. (Foto: Ant/Rosa Panggabean). ARTIKEL TERKAIT Gara-gara Aseng Kalapas Batu Nusakambangan Dicopot Depok, (Tagar 4/9/2017) – Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyesalkan terjadinya tragedi yang dialami warga Rohingya di Myanmar yang melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan.

“Sangat menyesalkan kejadian yang dialami warga Rohingya, kejadian itu melanggar prinsip-prinsip ‘human right’,” kata Yasonna di sela konferensi internasional bertajuk “1st ASEAN Symposium of Criminology” di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) Depok, Senin (4/9).

Untuk itu, kata dia, Pemerintah Myanmar perlu melakukan tindakan-tindakan yang memenuhi ketentuan-ketentuan internasional.

Yasonna juga mengungkapkan, Presiden Joko Widodo telah menugaskan Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi ke Myanmar untuk membantu penyelesaian masalah Rohingya. “Jauh-jauh sebelum hal ini terjadi, kita sudah memberikan perhatian kepada masyarakat Rohingya dengan membangun sekokah-sekolah dan memberikan bantuan lainnya,” jelasnya.

Lebih jauh ia menyatakan, saat ini jangan hanya membuat kecaman-kecaman saja, tetapi perlu tindakan nyata dalam membantu masyarakat Rohingya. “Sekarang bukan saatnya bicara lagi, tapi memberikan aksi nyata dalam membantu masyarakat Rohingya,” pintanya.

Dalam kesempatan itu Yasonna juga menyesalkan adanya penyebaran gambar hoaks terkait tragedi Rohingya. Misalnya data korban ledakan di suatu negara tapi disebarkan seolah-olah sebagai korban tragedi Rohingya, padahal gambar tersebut tak ada kaitan dengan Rohingya.

“Beberapa gambar di media sosial bukan yang sebenarnya terjadi di Rohingya,” jelasnya.

Untuk itu Yasonna mengimbau kepada elemen-elemen masyarakat untuk tidak memancing kerusuhan-kerusuhan lainnya dengan menyebarkan gambar ataupun berita bohong. (yps/ant) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here