Tanda-tanda Anda punya pasangan di kantor

0
49

Pasangan di kantor bisa jadi baik juga buruk bagi karier dan hubungan Anda dengan pasangan sesungguhnya.

Pasangan di kantor bisa jadi baik juga buruk bagi karier dan hubungan Anda dengan pasangan sesungguhnya. © Tiko Aramyan /Shutterstock

Dalam dunia karier–di barat–ada istilah yang disebut work spouse. Pasangan di kantor, berbeda dengan pasangan yang berstatus suami atau istri.


Menurut BBC, ini semacam hubungan “suami” atau “istri” di kantor–sering juga disebut hubungan platonis– yang lebih intens dari sekadar hubungan persahabatan beda jenis, tapi tanpa adanya keromantisan.


Saat ini, peluang menjalin “pasangan di kantor” cukup besar. Mengingat banyak karyawan yang dituntut bekerja dalam tim untuk memecahkan tantangan baru, sehingga perlu melonggarkan batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Misalnya dengan mengenal satu sama lain lebih dalam.


Studi Vault menemukan, setiap tahun sejak 2010, sekitar 30 persen orang yang mereka survei mengaku memiliki “pasangan di kantor”. Sementara studi lain yang dilakukan dua profesor komunikasi di A.S., Chad McBride dan Karla Mason Bergen menyebut hanya 2 dari 276 orang yang terlibat “pasangan di kantor” mengaku hubungannya berubah romantis.


Ada untung rugi menjalin hubungan ini. Studi Bergen-McBride menemukan bahwa karyawan yang memiliki “pasangan di kantor” ternyata lebih produktif di kantor dan lebih setia pada perusahaan. Mereka juga lebih peka dan terbuka dengan perasaan dan frustrasinya. Alasannya, mereka punya seseorang yang bisa diandalkan secara emosional dan profesional.


Namun sisi buruknya, hubungan ini bisa berujung masalah, jika pada akhirnya melibatkan perasaan. Kadang hubungan bisa langgeng, kadang tidak juga. Belum lagi, 40 persen orang merasa tabu membahas hubungan ini di luar kantor, terutama bagi pasangan yang telah menikah, karena menyulut gangguan, kebingungan, dan juga rasa cemburu. Dengan kata lain, hubungan ini tidak sehat dan tidak membantu.


Untuk itu, sangat penting mengenali kondisi hubungan Anda saat ini. Agar lebih mawas diri dan dapat menjalin hubungan positif. Berikut tanda-tanda Anda memiliki “pasangan di kantor” dilansir dari Bussiness Insider.


Tak terpisahkan. Anda selalu terhubung baik di kantor atau di luar tempat kerja. Misalnya makan siang bersama, duduk berdekatan saat rapat, juga melakukan banyak hal bersama di luar kantor.


Lebih banyak humor. Lelucon dalam percakapan seakan jadi bumbu kedekatan.


Berbagi banyak hal. Seperti bergosip tentang bos yang tidak Anda suka.


Selalu dia yang pertama tahu. Misalnya ketika Anda mendapat promosi dan tidak sabar ingin bercerita ke orang lain, dialah yang Anda pilih.


Saling berbagi rahasia. Ini menandakan Anda membangun kepercayaan kuat satu sama lain.


Bisa menjadi diri sendiri. Tanpa ada kepalsuan sama sekali


Saling membantu dan mengandalkan.


Selalu bersama di setiap acara kantor. Ada rasa kehilangan jika tidak bersamanya.


Terus memikirkannya di luar kerja. Ini menjelaskan bahwa ia berarti bagi Anda


Ada rasa takut saat ia bertemu dengan seseorang yang juga penting dalam hidup Anda. Misalnya suami atau istri di dunia nyata. Jika ini terjadi, Anda perlu mengevaluasi diri dan hubungan.


Membicarakan dirinya terus-menerus.


Anda cocok sebagai tim kerja.


Terlepas dari baik buruknya “pasangan di kantor”, bagi Anda yang belum atau sudah menikah ada baiknya membuat aturan bagi diri sendiri sebagai batasan menjalin kedekatan. Misalnya saja WebMD yang menyarankan untuk memperkenalkan “pasangan kerja” dengan suami atau istri Anda.


Sementara Glamour menyarankan aturan terkait kesuksesan karier Anda. Misalnya dengan tidak menjadikan “pasangan di kantor” sebagai satu-satunya orang yang mengisi hidup Anda di kantor.


Khusus bagi Anda yang sama-sama belum menikah, dan mulai melihat titik cerah hubungan serius, mungkin tidak ada salahnya menjalin hubungan istimewa di tempat kerja. Apalagi jika diakhiri dengan pernikahan langgeng dan bahagia.


Sebabnya, Jajak pendapat tahun 2016 yang dilakukan CareerBuilder pada 3.252 karyawan menemukan bahwa dari 37 persen pekerja kantoran yang menjalin hubungan istimewa dengan rekan kerja, 33 persen di antaranya berujung ke pelaminan.


Hanya saja perlu diperhatikan: Apakah hubungan yang Anda jalin memang dilandasi cinta jangka panjang atau sekadar cinta lokasi semata, apakah perusahaan memiliki kebijakan tertentu terkait hubungan (Sekitar 45 persen karyawan dalam survei mengaku tidak tahu apakah perusahaan memiliki kebijakan soal hubungan), dan menangani kemungkinan putus dengan upaya profesional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here