Sebelum Meninggal, Eko DJ Menolak Cuci Darah Dan Tak Mau Makan

0
43

Eko-DJ

Sebelum menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya pada Senin, 27 Maret 2017 kemarin pukul 23.00 WIB, komedian Eko DJ ternyata sudah menolak untuk cuci darah. Ia pun tidak mau makan dan enggan di bawa ke rumah sakit.

Kondisi kesehatan Eko DJ memang semakin melemah dari hari ke hari. Setahun belakangan ini, almarhum selalu rajin cuci darah akibat kondisi ginjalnya yang sudah kehilangan fungsinya. Meski rajin cuci darah, namun kesehatannya tak kunjung membaik. Sampai di hari Jumat, 24 Maret 2017 kemarin yang harusnya cuci darah lagi, Eko DJ menolaknya. Almarhum mengaku lelah melakukannya.

Beberapa jam sebelum pergi untuk selama – lamanya, Eko juga tidak mau lagi makan. Ia juga menolak ketika akan dibawa ke rumah sakit. Ia hanya ingin berada di rumah bersama keluarganya.

“Bapak kan udah setahun kena ginjal, kemarin mungkin udah waktunya, namanya udah takdir Allah. Udah setahun juga kan cuci darah rutin. Malamnya saya pulang kerja, mungkin udah setengah sadar, maunya merem. Pas udah kumpul semua, nggak lama setelah itu (meninggal). Kemarin mau dibawa ke rumah sakit tapi mungkin Bapak udah merasa, maunya di rumah. Kemarin Jumat dia nggak mau (cuci darah) katanya capek. Saya paksa dia nggak mau malah marah,” tutur Dewi Sari Krisnandaru, putri almarhum dikutip Kapanlagi (28/3).

Melihat bagaimana perjuangan Eko DJ selama ini, Dewi dan keluarga yang lain memilih ikhlas dengan kepergian sang ayah.

“Lihat bapak sakit, kasihan. Minum (air putih) pun dibatesin. Orang kena gagal ginjal cuma boleh minum 600ml tiap hari. Jadinya kami ikhlas. Pasti Allah kasih jalan terbaik daripada di sini kesiksa,” katanya tegar.

Dewi mengenang almarhum sebagai sosok ayah yang baik dan bertanggung jawab pada keluarga.

“Buat saya he’s my hero. Segalanya buat saya. Dia baik sama anak-anaknya, pengertian, tanggung jawab sama keluarga. Juga jarang marah, buat saya dia paling baik,” kenangnya.

Jenazah Eko DJ kini telah dikebumikan di TPU Taman Malaka, kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here