Presiden Minta 140 Ribu Sertifikat Bisa Dibagikan di Kalsel Tahun Ini

0
21

Presiden Joko Widodo bagi sertifikat tanah di Banjarmasin Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat membagikan sertifikat tanah di Banjarmasin, Jumat (15/9). (Foto: Biro Pers Setpres) ARTIKEL TERKAIT Jokowi: Kok Banyak Sekali yang Mau Jadi Presiden? Foto-Foto Ini Berbicara Tak Ada Jarak Jokowi dengan Rakyatnya Banyak Inefisiensi, Jokowi Minta APBN dan APBD Diubah Besar-Besaran Jokowi Berharap Jembatan Holtekamp Menjadi Ikon Baru Papua Ini Dia Kecanggihan Teknologi Perpustakaan Nasional yang Diresmikan Jokowi Banjarmasin, (Tagar 15/9/2017) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 2.500 sertifikat tanah kepada masyarakat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (15/9).

“Ada 2 juta lebih bidang tanah yang harus disertifikatkan di Kalimantan Selatan, tapi baru 770 ribu yang disertifikatkan, artinya kurang lebih 1,2 juta bidang yang belum bersertifikat. Artinya bapak ibu hari ini sangat beruntung sudah pegang yang namanya sertifikat,” kata Presiden Joko Widodo di gedung Sultan Suryansyah Banjarmasin.

Menurut Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan A. Djalil total jumlah tanah di Kalsel berjumlah 2.030.615 bidang, namun yang sudah tersertifikat baru 771.171 bidang, artinya masih ada 62 persen tanah di Kalsel yang perlu disertifikatkan.

“Tapi di Indonesia ada 160 juta bidang, yang sudah punya sertifikat 46 juta, jadi separuhnya saja belum. Dulu di Kalsel hanya 6.000 sertifikat yang keluar, tahun ini harus 140 ribu di Banjarmasin harus keluar semua, harus dipercepat,” tambah Presiden.

Alasannya bila tidak dipercepat maka sengketa lahan bukan hanya terjadi di Kalsel, tapi juga di tempat-tempat lain.

“Yang terjadi sengketa individu dengan individu, masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan pemerintah. Sertifikat adalah hak hukum terhadap tanah yang bapak miliki, orang mau tanah kita tapi tidak bisa melakukan apa-apa karena ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah,” ungkap Presiden. (Fet/Ant) [ FET ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here