Presiden Jokowi: Saya Tidak Akan Biarkan KPK Diperlemah

0
21

Presiden Joko Widodo PERESMIAN TOL JOMBANG-MOJOKERTO: Presiden RI Joko Widodo memberikan sambutan saat peresmian Jalan Tol Jombang-Mojokerto di gerbang tol Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (10/9). Dengan beroperasinya Tol Jombang-Mojokerto (Joker) sepanjang 40,5 kilometer tersebut diharapkan dapat mengurai kemacetan dan meningkatkan perekonomian di Jawa Timur. (Foto: Ant/Syaiful Arif). Mojokerto, (Tagar 10/9/2017) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus dijaga. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, ia tidak akan membiarkan KPK diperlemah.

“Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak akan membiarkan KPK diperlemah. Oleh sebab itu, mari kita sama-sama menjaga KPK,” kata Presiden usai meresmikan Jalan Tol Jombang-Mojokerto di Gerbang Tol Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (10/9).

Ia mengatakan, korupsi adalah kejahatan yang luar biasa dan oleh sebab itu harus diberantas dan dilawan.

“Harus diberantas dan dilawan yang namanya korupsi. Dan KPK sebagai institusi yang sangat dipercaya masyarakat harus kita perkuat, untuk mempercepat pemberantasan korupsi,” kata Presiden.

Sementara itu, dalam peresmian Jalan Tol Jombang-Mojokerto ini dirinya sangat mengapresiasi karena bisa mempercepat pengiriman barang dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

“Kecepatan pembangunan infrastruktur akan melengkapi konektivitas seluruh penjur tanah air dan ekonomi pergerakannya akan semakin cepat,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini persaingan sangat sengit dan hal-hal yang fundamental secepatnya barus diselesaikan supaya bisa bersaing dengan negara lain.

“Jatim bisa bersaing dengan Thailand dan Singapura. Yang sudah siap bersaing dengan negara lain. Jangan bermimpi negara bersaing kalau tidak ada infrastrukturnya,” ucapnya.

Pengoperasian ruas Jalan Tol Jombang-Mojokerto dilakukan secara bertahap. Seksi 1 sepanjang 14,7 km beroperasi pada Oktober 2014, menyusul seksi 3 sepanjang 5 km yang beroperasi pada November 2016. Seksi 2 sepanjang 19,9 km akan beroperasi pada September 2017 dan seksi 4 sepanjang 0,9 km akan beroperasi bersamaan dengan beroperasinya ruas Ngawi-Kertosono.

Secara keseluruhan, ruas Tol Jombang-Mojokerto memiliki 4 gerbang tol, yakni gerbang tol Bandar (di Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang), gerbang tol Jombang (di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur), gerbang tol Mojokerto Barat (di Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, Jawa Timur), dan gerbang tol Mojokerto (di Desa Penompo, Kecamatan Gedeg, Mojokerto). (yps/ant) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here