Polri Ungkap Narkotika 142 Kilo Jaringan Malaysia

0
16

Mabes Polri Ungkap Narkotika Jaringan Malaysia Mabes Polri Ungkap Narkotika Jaringan Malaysia. Dari penangkapan tersebut, Tim NIC Dirtipad Narkoba berhasil amankan 8 kilogram sabu. Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi mengetahui peran dari tersangka lainnya yang jelas mengoperasikan peredaran narkotika tersebut. (Foto: Ard) ARTIKEL TERKAIT Biro Umrah Haji H2O Tipu Jamaah, Korban Lapor Bareskrim Diperiksa Tujuh Jam, Lukas Dicecar Soal Tupoksi Gubernur Papua Kasus Korupsi Aset Perusahaan, Mantan Direktur SDM Pertamina Diperiksa Diduga Tilep Dana Beasiswa, Lukas Enembe Akhirnya Penuhi Panggilan Polisi Praktisi Hukum Minta Segera Musnahkan Jaringan Saracen Jakarta, (Tagar 7/9/2017) – Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Mabes Polri berhasil mengungkap peredaran 142 kilogram narkotika jenis sabu dari jaringan Malaysia, Aceh, Medan.

Pengungkapan berawal dari penangkapan ketiga tersangka, MS dan SW pada 25 Agustus 2017, serta MN di 25 Agustus 2017. Dari penangkapan tersebut, Tim NIC Dirtipad Narkoba berhasil amankan 8 kilogram sabu. Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi mengetahui peran dari tersangka lainnya yang jelas mengoperasikan peredaran narkotika tersebut.

“Pada tanggal 31 Agustus sekitar jam 3 pagi di jalan Titi Papan, Medan berhasil kita tangkap atas nama SD alias Udin bersama istrinya,” ucap Direktur Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Brigjen Eko Daniyanto dikantornya, Jakarta, Kamis (7/9). Setelah menerima hasil pemeriksaan terhadap SD, keesokan harinya pada 1 September 2017, pihaknya juga menciduk tersangka lainnya atas nama AK alias Ade.

“AK alias ade ini bertugas selaku pengendali sedangkan yang pertama tanggal 31 Agustus, atas nama SD atau Udin selaku kurir,” ungkapnya.

Eko menerangkan, modus dari sindikat tiga wilayah tersebut dengan cara membungkus narkotika ke dalam plastik teh cina, kemudian dimasukan ke dalam bagasi mobil untuk digunakan bisnis jual beli mobil bekas.

“Barang ini dimasukian ke dalam mobil yang akan diperjualbelikan, melalui jalur darat Aceh ke Medan. Pengambilan barang melalui jalur laut Penang Malaysia, Aceh dan Medan,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihaknya telah menyita barang bukti berupa 8 kilogram sabu, 32 paket sabu di dalam mobil, 59 paket narkotika di dalam mobil dan 43 paket sabu.

Para tersangka terjerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara minimal 6 tahun dengan denda Rp 10 miliar. (ard)

Foto: Press Release Tersangka peredaran narkoba [ RRZ ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here