Polisi Ungkap Syahrini-Anniesa Saling Kenal

0
5

Syahrini PEMERIKSAAN SYAHRINI KASUS FIRST TARVEL: Penyanyi Syahrini saat keluar dari kendaraan untuk menjalani pemeriksaan kasus biro perjalanan First Travel di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/9). Syahrini diperiksa Bareskrim Polri sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan oleh First Travel. (Foto: Ant/Fandi). ARTIKEL TERKAIT Siapa Tahu Pura-pura Gila, Polisi Periksa Kejiwaan Pimpinan Saracen Terduga Teroris Cirebon Masih Diperiksa Jangan Adu Domba, Hubungan Polri-KPK Harmonis Kok Berkas Tersangka Saracen Lengkap, Kejagung Tunggu Pelimpahan Tahap II Asma Dewi Ditangkap, Pengacara Pertimbangkan Ajukan Praperadilan Jakarta, (Tagar 27/9/2017) – Artis Syahrini yang sebelumnya mengaku tidak mengenal baik tersangka kasus PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) Anniesa Hasibuan, ternyata saling kenal.

“Keduanya saling kenal,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak di Kantor Bareskrim Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (27/9), terkait Syahrini yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus First Travel.

Herry mengatakan, Syahrini diperiksa seputar keterlibatannya dalam mempromosikan jasa pemberangkatan umrah First Travel. Menurutnya, dari keterangan Syahrini, diketahui kedua belah pihak pernah mengadakan perjanjian kerja sama untuk mempromosikan usaha milik Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan tersebut.

“Untuk membuktikan modus penipuan First Travel. Modusnya antara lain memberikan promo dan membawa sejumlah artis umrah,” ujarnya.

Herry juga menyebut bahwa Syahrini membayar paket umrah reguler seharga Rp 25 juta per orang untuk keluarganya.

Sementara Syahrini menegaskan dirinya hanya sedikit mengenal sosok Anniesa. Syahrini mengaku hanya bertemu satu kali dengan Anniesa di bandara saat hendak berangkat umrah.

“Saya tidak mengenal yang bersangkutan. Saya tidak kenal baik. Saya hanya kenal satu kali di airport saat berangkat,” kata Syahrini.

Syahrini pun meminta wartawan agar tidak lagi menghubungkan pelantun Lagu Sesuatu ini dengan kasus First Travel. “Jangan mengkait-kaitkan saya dengan tersangka. Stop beritakan keterkaitan saya dengan First Travel,” pintanya.

Dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana pembayaran puluhan ribu calon peserta umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel, polisi telah menetapkan tiga tersangka, yakni Andika Surachman (Dirut), Anniesa Desvitasari (Direktur) serta Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan (Komisaris Utama).

Andika diketahui merupakan pelaku utama penipuan, penggelapan dan pencucian uang dalam kasus ini. Sementara Anniesa dan adiknya, Kiki berperan ikut membantu tindak pidana yang dilakukan Andika.

Penyidik memperkirakan total jumlah peserta yang mendaftar paket promo umrah yang ditawarkan First Travel sejak Desember 2016 hingga Mei 2017 sebanyak 72.682 orang.

Dalam kurun waktu tersebut, jumlah peserta yang sudah diberangkatkan 14 ribu orang. Jumlah yang belum berangkat sebanyak 58.682 ribu orang. Sementara perkiraan jumlah kerugian yang diderita jamaah atas kasus ini sebesar Rp 848,7 miliar yang terdiri atas biaya setor paket promo umrah dengan total Rp 839 miliar dan biaya carter pesawat dengan total Rp 9,5 miliar.

Sementara tersangka Andika Surachman juga tercatat memiliki utang kepada penyedia tiket sebesar Rp 85 miliar, utang kepada penyedia visa Rp 9,7 miliar, dan utang kepada sejumlah hotel di Arab Saudi sebesar Rp 24 miliar. (yps/ant) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here