Penyuap Patrialis Divonis 5 Tahun, KPK Ajukan Banding

0
10

Ng Fenny


VONIS BASUKI HARIMAN – NG FENNY


Terdakwa kasus suap hakim konstitusi Ng Fenny (kiri) dan Basuki Hariman (kanan) berjabat tangan usai mengikuti sidang lanjutan dengan agenda pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (28/8). Basuki divonis tujuh tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider tiga bulan kurungan, sementara Ng Fenny divonis lima tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan. (Foto: Ant/Akbar Nugroho Gumay). ARTIKEL TERKAIT Inayah, Istri Narogong Beli Rumah Anak Wakil Presiden Farhat Sebut Tim Penghubung Untuk Ubah Keterangan Miryam Saksi Sebut Istri Setnov Bertemu Elza, Miryam: Farhat Banyak Berbohong Usai Jalani Sidang, Patrialis Akbar: Saya Tidak Makan Uang Rakyat Patrialis Divonis 8 Tahun, Perantaranya Kena 7 Tahun Penjara Jakarta, (Tagar 4/9/2017) – Terkait putusan pengadilan Tipikor terhadap General Manager PT Impexindo Pratama Ng Fenny yang merupakan penyuap mantan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar untuk mempengaruhi putusan uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan banding.

“Untuk Basuki, kami tidak melakukan upaya hukum banding, tapi untuk Ng Fenny kami upaya hukum banding,” kata jaksa penuntut umum (JPU) KPK Lie Putra Setiawan dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (4/9).

Pada sidang pekan lalu 28 Agustus 2017, hakim pengadilan Tipikor memvonis Basuki Hariman selama 7 tahun ditambah denda Rp 400 juta subisder 3 bulan kurungan, sedangkan Ng Fenny divonis selama 5 tahun ditambah denda Rp 200 juta subisder 2 bulan kurungan.

Dua putusan tersebut lebih ringan dibanding tuntutan JPU KPK yang meminta agar Basuki Hariman divonis 11 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan sedangkan Ng Fenny divonis 10,5 tahun penjara ditambah denda sebesar Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan.

“‘Strafmaat’ (besaran putusan) untuk Basuki mendekati 2/3 tuntutan, hanya kurang 3 bulan, sedangkan Ng Fenny itu malah di bawah setengah,” jelas jaksa Lie. (yps/ant) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here