Pentingnya hari mengecas diri

0
49

Siapkan libur satu hari untuk melakukan apa saja yang Anda suka Siapkan libur satu hari untuk melakukan apa saja yang Anda suka © Pixabay

Layaknya otak yang butuh dicas agar pikiran lebih tajam, tubuh dan jiwa pun perlu dicas agar kinerja lebih produktif. Tentu bukan dengan cara-cara lazim yang mungkin sudah Anda tahu, tapi dengan cara yang cukup nyentrik.

Mudah saja. Tetapkan tanggal di kalender untuk menentukan hari mengecas diri, dengan tidak melakukan apa-apa. Begitu saran para ahli.

Apa pentingnya hari mengecas diri? Adalah penulis Anna Weisend yang mengangkat isu tersebut. Menurutnya, menjadwalkan satu hari untuk mengecas diri itu penting.

Dalam situs pribadinya A Serial Life, ia menjabarkan sebuah kasus terkait situasi liburan. Nyatanya, tak jarang hiruk pikuk liburan yang (katanya) menyenangkan, justru menyisakan kekacauan dan stres pada akhirnya.

Untuk itulah ia menyarankan menjadwalkan satu hari pada bulan Januari–bisa di akhir pekan atau saat libur kerja–untuk tidak melakukan apa-apa. Anda juga bisa menyebutnya “hari pemalasan”, “hari kesehatan jiwa”, atau sebutan apa pun yang Anda inginkan, sebagai waktu istirahat untuk melindungi diri dari stres.

Senada dengan Weisend, Lifehack juga menjabarkan hal serupa. Peduli pada diri sendiri bukan hanya hadiah, melainkan bagian dari proses. Menyelesaikan banyak hal yang Anda anggap penting boleh saja, tapi bukan berarti abai merawat diri.

Istirahat–dengan tidak melakukan apa-apa–membantu mengembalikan fokus sehingga Anda bisa kembali bekerja dengan perspektif yang segar. Itulah sebabnya menetapkan satu hari untuk mengecas diri sangat penting.

Ahli pengembangan diri, narablog, dan penulis buku, James Altucher, menulis dalam blog produktivitas 99u. Ia mengatakan, dibanding bertindak–sembari memaksakan diri yang berujung merusak seluruh produktivitas–ada kalanya tidak melakukan apa-apa bisa jadi cara terbaik meningkatkan produktivitas.

Ia juga mencatat, ada lima hal yang akan membuatnya berhenti serta tidak melakukan apa pun, dan ini terbukti memberi hasil yang lebih baik. Yaitu ketika sedang marah, paranoid, cemas, lelah, atau saat merasa ingin disukai.

Ihwal tidak melakukan apa-apa saat lelah, Altucher berbagi pengalamannya. Suatu waktu ia pernah meriset sesuatu di depan komputer hingga berhari-hari. Saban hari, ia memaksakan diri hingga lelah. Saking kuat tekadnya untuk menemukan jawaban, ia pun lebih memilih tidur sebentar sekitar 10 menit di depan komputer.

Seminggu kemudian jawaban itu tak juga ditemukan. Seperti biasa, ia ketiduran. Karena sudah kelelahan, kali ini agak lama. Sang istri pun mengajaknya pindah dan tidur di kamar. Sejak itu ia sadar bahwa jawaban yang ia cari, sebenarnya telah ia temukan.

Saat ini pula ia menyadari, tidur untuk mengecas diri adalah cara terbaik meningkatkan produktivitas, bukan dengan mengantukkan kepala depan komputer.

Untuk itu, mengingat pentingnya mengecas diri sebagai cara menghindari stres pascaliburan dan kembali produktif saat bekerja, jangan lupa menentukan satu hari pada bulan Januari nanti untuk tidak melakukan apa-apa.

Bukan berarti Anda tidur seharian, tapi seperti yang direkomendasikan Weisend:

Jangan mengatur alarm

Matikan telepon saat tidur atau sepanjang hari

Gunakan piyama

Tidak memasak– siapkan makanan Anda sehari sebelumnya atau pesan makanan

Tidak melakukan pekerjaan rumah tangga

Lakukan hal-hal santai dan menyenangkan yang Anda suka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here