Loading...
Gosip Artis Memalukan

Ngaku Kerasukan Jin, Gatot Brajamusti Ajak Korbanya Berhubungan Seks

Borok Gatot Brajamusti semakin jelas diungkap oleh para mantan murid dan orang yang pernah dekat denganya. Selain diduga bersalah karena kepemilikan senjata api ilegal, narkoba dan juga kepemilikan hewan langka, guru spiritual penyanyi Reza Artamevia ini juga dibidik dengan pasal pencabulan.

Bingung rumah digeledah polisi, Gatot Brajamusti putus asa dan sempat mengaku ingin mati saja~republika.co.idGatot Brajamusti Ajak Korbanya Berhubungan Seks~republika.co.id

Hal ini berawal saat ada seorang  wanita, yang mengaku pernah melakukan hubungan selayaknya suami istri dengan Gatot Brjamusti. Wanita berinisial CTP ini mengaku diajak Gatot berhubungan seks sebagai bagian dari situal yang harus dijalaninya saat berguru pada pria paruh baya ini. Tak hanya itu, CTP juga mengaku dicekoki dengan Sabu oleh Gatot di padepokanya tersebut.

“Kalau aspat itu, iya. Korban juga sering diajak ritual aspat ‘makanan jin’. Dia keluarkan aspat itu dalam bentuk kristal, katanya kalau makan langsung dia (Aa Gatot) bisa lebih asik,” papar Sudharmono Suprapto selaku kuasa hukum CTP kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis kemarin.

Selain itu, CTP juga mengaku diajak berhubungan seks oleh Gatot. Modusnya mantan Ketum PARFI ini mengaku dirinya kerasukan sebangsa Jin dan butuh asupan oksigen dari tubuh seorang wanita, dengan cara melakukan ritual berhubungan badan dengan korban-korbanya itu. Berada di bawah pengaruh Sabu dan juga pesona Gatot, CTP bersedia saja saat diajak melakukan hubungan terlarang olehnya.

“Menurut klien kami, ketika korban diajak berhubungan badan itu, selalu dikatakan bahwa di dalam diri Aa Gatot itu ada jin yang harus mendapatkan oksigen, dan oksigennya ada di dalam rahim perempuan, caranya dengan memasukkan kelamin ke korban,” papar Sudharmono. Pihak Gatot Brjamusti sendiri merasa difitnah, dengan adanya pengakuan dari CTP ini.  “Biasa orang sudah jatuh tertimpa tangga, semua jadi jelek. Ritual kan tidak hanya ritual yang kontra tapi yang pro. Yang kontra ini mungkin karena kepentingannya tidak terpenuhi,” ujar Muara Karta kuasa hukum Gatot Brajamusti.

About the author

Nina Marliana