Maraknya OTT dan Kemenangan Setnov, Indikasi KPK Gagal Berantas Korupsi

0
5

Tolak Upaya Pelemahan KPK

TOLAK UPAYA PELEMAHAN KPK: Seorang mahasiswa melakukan aksi teaterikal proses sidang praperadilan bebasnya tersangka korupsi KTP-el Setya Novanto di Bandung, Jawa Barat, Minggu (1/10). Dalam aksinya mereka menolak dengan keras segala bentuk pelemahan upaya pemberantasan korupsi. (Foto: Ant/M Agung Rajasa). ARTIKEL TERKAIT ACC Nilai ‘Pertimbangan’ Putusan Praperadilan Setnov Cacat Hukum Miko Ginting Sebut Alasan Untuk Tersangkakan Kembali Setnov Heboh #ThePowerOfSetnov di Twitter Kemenangan Setnov Hasil Setingan, KY Akan Keluarkan Rekomendasi Ini Dia Cacat Hukum Putusan Praperadilan Setya Novanto Jakarta, (Tagar 1/10/2017) – Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengungkapkan, tingginya intensitas korupsi menunjukkan efektivitas peran dan fungsi KPK semakin lemah. KPK dinilai kedodoran karena gagal membangun sistem pencegahan.

“Harus ada kemauan untuk mengakui bahwa KPK sesungguhnya sudah kedodoran dalam merespons tingginya intensitas korupsi di tubuh birokrasi pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya di Jakarta, Minggu (1/10).

Menurutnya, meskipun KPK terus menerus melakukan OTT tapi tidak akan menurunkan niat oknum untuk mencari peluang melakukan korupsi. OTT KPK malah dipandang sebagai indikasi kegagalan pemberantasan korupsi.

“Sudah terbukti bahwa besarnya jumlah penindakan maupun OTT kasus korupsi, merupakan kegagalan KPK dalam membangun budaya dan kesadaran antikorupsi,” jelasnya.

Apalagi KPK yang sudah menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan E-KTP kalah dalam praperadilan, hal tersebut memperkuat bahwa KPK tak cermat dalam bekerja.

“Kekalahan praperadilan kasus Setya Novanto untuk yang kesekian kalinya, mengkonfirmasi ada cara-cara kerja yg kurang cermat,” jelasnya.

Semua fakta dan temuan tersebut, menurut politisi Golkar ini hendaknya menyadarkan semua pihak bahwa KPK harus diperkuat melalui beberapa opsi kebijakan, termasuk opsi melakukan pembenahan secara menyeluruh ke dalam. (nhn) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here