KPK Geruduk Sumut, Ini Lima Tersangkanya

0
24

Konferensi Pers OTT Bupati Batubara KONFERENSI PERS OTT BUPATI BATUBARA: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan keterangan pers terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Batubara di Gedung KPK Jakarta, Kamis (14/9). (Ifoto: Rizkia Sasi) ARTIKEL TERKAIT Begini Kronologi OTT Bupati Batubara Suap Dirjen Hubla, Hari Ini KPK Periksa Dua Saksi Terciduk OTT, Ini Jumlah Harta Milik Bupati Batubara KPK Geruduk Sumut, Hari Ini Hasil OTT Diumumkan Dua Auditor BPK Terlibat Pencucian Uang, KPK Lakukan Ini Jakarta, (Tagar 14/9/2017) – KPK menetapkan lima tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus suap terhadap Bupati Batubara, Sumatera Utara (Sumut).

“Ditemukan bukti permulaan yang saling berkesesuain, KPK meningkatkan status perkaranya ke penyidikan serta menetapkan lima tersangka,” papar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (14/9).

Kelima tersangka tersebut yakni, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen, seorang swasta pemilik dealer mobil Sujendi Tarsono alias Ayen, Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady, serta dua kontraktor Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.

Dalam OTT ini total KPK mengamankan uang tunai senilai Rp 346 juta. Uang tersebut diduga bagian dari fee proyek senilai total Rp 4,4 miliar yang diduga diterima oleh Bupati Batubara melalui para perantara terkait beberapa pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara TA 2017.

“Disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh Bupati Batubara terkait pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara 2017,” tutur Alex.

Sebagai pihak diduga pemberi Maringa dan Syaiful disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara, sebagai pihak diduga penerima OK Arya, Sujendi dan Helma disangkakan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 55 ayat (1) ke 1 jo Pasal 65 KUHP. (sas) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here