Konsumsi Air Terus Menerus Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

0
32

Konsumsi Air Terus Menerus Bisa Berdampak Buruk Bagi KesehatanKonsumsi Air Terus Menerus Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Memalukan.info – Aturan minum delapan gelas air /hari kerapkali digaungkan. Namun, tidak selamanya keperluan mengkonsumsi minum air putih buat satu orang dengan yang lain sama. Cukup minum memang dapat berguna untuk pencernaan, membantu membakar kalori ekstra dan menolong menjaga suhu badan. Kurang minum air, dapat pula beresiko karena mampu menyebabkan dehidrasi.

Namun, Anda juga butuh tahu, bukan hanya kekurangan konsumsi air saja yang dapat membahayakan badan. Kelebihan asupan cairan juga sama bahayanya dengan kurang asupan cairan.

Dilansir dari Viva, kelebihan air bisa pula berdampak buruk untuk Anda. Untuk itu, Anda juga butuh tahu, kapan saat tubuh meminta Anda berhenti mengkonsumsi air.

Jika asupan air Anda berlebihan, bisa merusak keseimbangan alami tubuh, sehingga membuat tubuh Anda kekurangan natrium. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang disebut hiponatremia (kadar natrium darah yang rendah). Seorang atlet yang terus-menerus mengonsumsi air sepanjang waktu, jangan dikira tak berbahaya. Hal ini, dapat menyebabkan pembengkakan sel dan dapat menyebabkan muntah, mual, kejang, dan bahkan kematian dalam beberapa kasus.

Tidak ada orang yang tidak melihat warna urine-nya saat dikeluarkan. Jika memiliki warna kuning muda dan jernih, itu adalah indikasi bahwa Anda telah mencapai keadaan hidrasi optimal. Lupakan aturan konsumsi air delapan gelas sehari, mulailah menilai kebutuhan cairan diri Anda lewat warna urine. Jika warna urine kuning tua, itu adalah tanda bahwa Anda perlu minum air dengan cepat. Dan tak melulu harus mengonsumsi air putih, karena asupan cairan juga bisa diperoleh dari minuman seperti jus, teh hijau, air kelapa atau limun, yang juga bisa memenuhi asupan cairan untuk tubuh.

Rutin olahraga menyebabkan berkeringat dan kehilangan elektrolit. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh kita. Ketika Anda berkeringat, Anda kehilangan nutrisi penting yang Anda butuhkan untuk mendapatkan kembali, tetapi mereka tidak ditemukan dalam air biasa. Saat seperti ini, adalah waktu yang tepat untuk Anda mengkonsumsi cairan seperti air kelapa yang tinggi magnesium, serat, sodium, kalium dan vitamin C.

Memang disarankan, jika Anda ingin mengurangi asupan makanan, Anda dapat mengonsumsi segelas air sebelum makan. Ini akan membuat Anda merasa lebih kenyang lebih cepat, sehingga membuat Anda makan lebih sedikit. Tetapi beberapa orang justru mengonsumsi air berlebihan sebelum makan, ini tentu bisa merusak kesehatan. Perlu diketahui, manusia tetap membutuhkan sejumlah kalori untuk tubuh agar bisa berfungsi dengan baik. Menenggak segelas air sebelum makan saat tubuh tidak merasa lapar, sebaiknya ini jangan dilakukan.

Studi menunjukkan bahwa setelah makan, jangan buru-buru minum air putih. Beri waktu jeda setidaknya 30 menit setelah makan. Hal ini membantu dalam penyerapan nutrisi karena jika Anda minum air setelah makan, bisa mencairkan cairan lambung. Konsumsi air segera setelah makan juga bisa mengencerkan enzim yang penting untuk proses pencernaan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here