Kasus Suap PN Jaksel, KPK Perpanjang Penahanan Tersangka

0
12

Yusuf Nafik PEMERIKSAAN YUNUS NAFIK: Direktur Utama PT Aquamarine Divindo Inspection Yunus Nafik (kanan) bersiap diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (8/9). Yunus Nafik diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus suap panitera pengganti terkait penanganan perkara perdata tentang wanprestasi antara PT Eastren Jason Fabrication Service Pte sebagai penggugat dan PT Aquamarine Divindo Inspection dengan tersangka Panitera Pengganti Tarmizi. (Foto: Ant/Hafidz Mubarak A) ARTIKEL TERKAIT Ditanya Soal Pergantian Hakim, Panitera: Itu Wewenang Ketua PN Kasus Suap Panitera, KPK Panggil Tiga Hakim PN Jaksel Dewi Suryana Cs Ditahan di Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK C1 Dewi Suryana Dicokok, MA Nonaktifkan Ketua PN Bengkulu OTT PN Bengkulu, Tunggu Aman Pelaku Tarik Uang Tunai di BTN Jakarta, (Tagar 8/9/2017) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan terhadap tiga orang tersangka kasus suap terkait penanganan perkara perdata wanprestasi kerjasama antara PT EJF selaku penggugat dengan PT ADI selaku tergugat yang ditangani Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Ketiga tersangka tersebut yakni Panitera Pengganti PN Jaksel Tarmizi, Kuasa Hukum PT ADI Akhmad Zaini serta Direktur Utama PT ADI Yunus Nafik.

“Dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari dari tanggal 11 September 2017 sampai 20 Oktober 2017 untuk ketiganya,” ujar Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (8/9).

Diketahui, KPK sebelumnya menangkap para tersangka dalam kasus ini melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada tanggal Rabu (23/8) lalu.

Saat ini ketiganya telah ditahan di tiga lokasi yang berbeda yakni Tarmizi di Rutan Pomdam Jaya Guntur, Akhmad Zaini di Rutan Polres Metro Jakarta Timur sedangkan Yunus Nafik di RutanPolres Jakarta Pusat. (sas) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here