Kader Gerindra Pembakar Sekolah Masih Diperiksa

0
21

Pembakaran Sekolah Ilustrasi. (Foto: Ant/Didik Suhartono) ARTIKEL TERKAIT Polri Ungkap Narkotika 142 Kilo Jaringan Malaysia Biro Umrah Haji H2O Tipu Jamaah, Korban Lapor Bareskrim Diperiksa Tujuh Jam, Lukas Dicecar Soal Tupoksi Gubernur Papua Kasus Korupsi Aset Perusahaan, Mantan Direktur SDM Pertamina Diperiksa Diduga Tilep Dana Beasiswa, Lukas Enembe Akhirnya Penuhi Panggilan Polisi Jakarta, (Tagar 10/9/2017) – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Yansen Alison Binti, tersangka dalang pelaku teror pembakaran tujuh sekolah dasar di Palangka Raya, masih ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

“Ya benar, kami tahan di Mako Brimob, Depok,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak dalam pesan singkatnya, Minggu (10/9).

Menurut dia, polisi masih terus memeriksa kader Partai Gerindra yang juga Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak itu.

“Pemeriksaan masih lanjut, tapi dia kami titipkan di Mako Brimob dengan status tahanan Bareskrim,” ujarnya.

Yansen Alison Binti menjadi tersangka pembakaran tujuh sekolah dasar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah karena diduga menjadi dalang pembakaran tujuh SD. Yansen diduga memerintahkan pembakaran di sejumlah SD dengan tujuan mendapatkan perhatian berupa proyek dari gubernur.

Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa rencana pembakaran dibahas di ruangan Yansen di Gedung KONI pada 30 Juni 2017 dihadiri oleh para pelaku atau eksekutor pembakaran.

Ketika itu, Yansen mengiming-iming akan memberikan imbalan kepada pelaku dengan kisaran Rp 20 juta hingga Rp 120 juta per satu sekolah yang dibakar. Saat itu Yansen memerintahkan pembakaran terhadap 10 sekolah.

Pembakaran sejumlah SD itu dilakukan oleh tersangka Suryansyah, Indra Gunawan, Yosef Dadu, Yosef Duya, Sayuti, Fahri alias Ogut, Stepano alias Agit. Sementara Ahmad Ghozali alias Nora sebagai koordinator pembakaran. Kesembilan tersangka ini sudah ditangkap polisi.

Dalam rentang waktu 4 Juli hingga 30 Juli 2017, ada tujuh gedung sekolah dasar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang terbakar yakni SDN 1 Palangka, SDN 4 Menteng, SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai, SDN 5 Langkai, SDN 8 Palangka, dan SDN 1 Menteng. (yps/ant) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here