Jokowi, Tabur Cinta di Bumi Kita

0
29

Pertemuan SBY dan Mega


Pertemuan SBY dan Mega (Foto: Ist)


ARTIKEL TERKAIT Presiden Jokowi: Tanpa Infrastruktur Jangan Mimpi Bisa Bersaing Cegah Narkoba dan Radikalisme, Almisbat Gelar Turnamen Futsal Sore Ini Presiden Jokowi Buka Rakernas Projo Presiden Pantau Langsung 23 Proyek Kereta Api Presiden Tegaskan Tak Akan Intervensi KPK Dia terbang bak Rajawali, menyusur seluruh pelosok Nusantara, Sabang sampai Merauke, menyapa rakyat dengan senyum. Mendengar dan memeluk, memberi semangat untuk membangun Indonesia bersama- sama.

Walau oleh-oleh hanya sepeda, tapi dia hadir dengan penuh cinta. Cinta segunung pada warga bumi persada, cinta yang tulus tanpa memandang suku dan Agama, tanpa kalkulasi politik untuk dirinya.

Lihatlah Papua, digebrak dengan jalan Trans Papua, harga BBM turun, dan klimaksnya adalah memaksa Freeport untuk melepas sahamnya untuk Indonesia. Itulah cinta, walau untuk kepentingan pilpres tidak relevan, karena suara Papua hanya sebanding dengan sebuah kabupaten di Jawa Tengah.

Suara suara miringpun beredar, dibeber data buta huruf, angka kemiskinan, dan HAM di Papua termasuk soal Freeport yang seolah-olah menihilkan pembangunan di Papua. Tapi itupun dijawab sang Rajawali, “sabar, semua dalam proses, arahnya sudah benar.”

Tidak dibungkam tapi dirangkul, karena si suara miring itupun adalah warga bangsa.

Kekuatan cinta adalah modal utama sang Rajawali. Kalaulah ada kontes cinta di dunia ini, beliaulah pemenangnya. Saya yakin, ruwetnya ilmu sosial, puyengnya ilmu ekonomi, hadirnya Pansus KPK, Saracen, dan lainnya bikin dia terbengong-bengong.

Di rapat kabinet pun, mungkin, jika ada menterinya paparkan ratio, paparkan proxy war, beliau akan mengambil secarik kertas, menulis, kasih ajudan, “Aku mau ke Kupang.” Hasratnya adalah menabur cinta, jauh di atas angka angka yang merecoki pikirannya.

Cinta suci yang tulus adalah sebuah kontemplasi spiritual, proses makna dan aplikasi akal budi serta nurani. Saat seseorang sampai pada titik itu maka hidupnya akan penuh cinta, lepas ego dan materi, menempatkan manusia sebagai sentrum dan subjek, mengarahkan semua gravitasi untuk mengangkat harkat martabat manusia, siapapun mereka.

Sang Rajawali sudah sampai pada titik itu, dia hanya berdialog dengan dirinya yang sudah diisi oleh sang Khalik. Tiada takut, tiada bimbang untuk melangkah, kapan dan dimanapun. Dia masuk ke kerumunan demo, dia naik motor di daerah pegunungan, dia terbang ke Miangas yang landas pacunya hanya seiprit.

Banyak pendukungnya menyatakan bahwa sang Rajawali jago catur, jago strategi. Lawan politiknya pun sama, menuduh hanya penambah utang, pro orang kaya dan anti Islam. Sebenarnya tidak, sang Rajawali tidak paham itu catur dan strategi. Dia hanya punya cinta yang suci yang diisi sang Khalik.

Saat Jonru mengatakan ibunya tak jelas, saya tersenyum, memang tak jelas bagi orang yang tak mengenal cinta, karena dia lahir dari keabadian, lahir dari sebuah cinta suci. Dia bergerak, hidup dan berperilaku serta bekerja dengan cinta suci pada bangsanya atas bimbingan sang Khalik.

Cinta, itulah yang sudah hilang dari kemanusiaan kita. Cinta kepada manusia dan seluruh ciptaan sang Khalik. Kemanusiaan kita telah terderus oleh banyak hal dan hanya tersisa kebinatangan. Rakus, tamak, egois, fitnah, hoax dan munafik. Saat sang Rajawali hadir dengan cinta maka kita jadi “bingo-bingo” kata orang Manado. Kita sibuk menembak Rajawali, karena kita sudah tak paham makna cinta. Rajawali pun terus terbang menabur cinta di bumi kita dan dia dilindungi sang Khalik.

Mari kita kembali ke jati diri, hakekat kita sebagai manusia ciptaan sang Khalik. Kita ambil kembali yang sudah terderus, kita isi dengan cinta kasih.

Belajarlah dari sang Rajawali. Lihatlah indahnya, saat ibu Mega dengan senyumnya salaman dengan Pak SBY.  Mbak Puan tersenyum, Ibu Ani juga dan semua kita tersenyum. Itulah hasil kerja sang Rajawali si penabur cinta. Anda maki-maki dia, pasti dijawab dengan cinta. Aneh, kan?

Penulis: Jen Maro

[ FET ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here