Jokowi Menangkis ‘Todongan’ Wartawan

0
5

Indonesia Berkabung AKSI INDONESIA BERKABUNG: Massa dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi melakukan aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (1/10). Aksi yang bertajuk ‘Indonesia Berkabung’ tersebut untuk menggugat keputusan hakim tunggal praperadilan PN Jakarta Selatan Cepi Iskandar yang membatalkan status tersangka Setya Novanto dalam kasus korupsi E-KTP, sekaligus untuk mendukung KPK agar mengeluarkan sprindik baru untuk Setya Novanto. (Foto: Ant/Rivan Awal Lingga). ARTIKEL TERKAIT Meski Jualan Martabak, Jokowi Dorong Pemuda Coba Loncat Hari Kesaktian Pancasila Trending Topic di Twitter Ketika Kakek-Nenek Rebutkan Sepeda Presiden Daripada di Layar Tivi, Presiden Lebih Tampan, Tangannya Halus Mau Ketemu? Tak Perlu, Bukan Urusan Presiden! Jakarta, (Tagar 1/10/2017) – Usai memimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‘ditodong’ awak media soal kekalahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam praperadilan Setya Novanto (Setnov).

Jokowi menegaskan bahwa komitmen pemerintah terhadap penguatan KPK sudah jelas harus dilakukan.

“Komitmen kita jelas bahwa penguatan itu harus,” kata Presiden di Kompleks Monomen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta, Minggu (1/10).

Sementara terkait putusan hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) Cepi Iskandar dalam praperadilan yang menyatakan penetapan Setnov sebagai tersangka tak sesuai prosedur, Presiden meminta untuk menanyakan langsung kepada KPK.

“Tanyakan kepada KPK,” kata Jokowi.

Lantas, ketika ditanya rencana Pansus KPK yang ingin berkonsultasi dengan dirinya, Jokowi menegaskan, hal tersebut merupakan ranah dari DPR sehingga tidak perlu dibawa ke dirinya.

“Itu domainnya DPR, jangan dibawa ke saya,” kata Presiden. (yps/ant) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here