Jokowi Dijadwalkan Tinjau Proyek Waduk Karian

0
6

Waduk Karian WADUK KARIAN: Pembangunan Waduk Karian di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan sejak mulai dibangun pada Juni 2015. (Foto: Dokumentasi Kementerian PUPR) ARTIKEL TERKAIT Agus Hermanto: Presiden Tepat Perintahkan Kabinetnya Jangan Gaduh Presiden Canangkan Pemberantasan Obat Ilegal Jokowi, Jangan Bapaknya Sudah Manas-manasin, Ibu-ibu Ikut Ngompori Sidang Kabinet Paripurna, Presiden: Jangan Bikin Kegaduhan Meski Jualan Martabak, Jokowi Dorong Pemuda Coba Loncat Lebak, (Tagar 3/10/2017) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Rabu (4/10), dijadwalkan akan meninjau proyek nasional pembangunan Waduk Karian di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

“Kami menerima laporan kedatangan Presiden Jokowi ke Lebak pukul 09.00 WIB dengan menggunakan angkutan kereta api khusus dari Bogor,” kata Kepala Bagian Pemberitaan Humas Sekretariat Pemerintahan Kabupaten Lebak Aep Dian Hendriawan di Lebak, Selasa (3/10).

Pembangunan Waduk Karian yang menenggelamkan 11 desa, tersebar di Kecamatan Maja, Cimarga, Rangkasbitung, dan Sajira. Desa yang tenggelam antara lain Desa Sajira Mekar, Sukarame, Sukajaya, Mekarsari, Pajagan, Sindangsari, Calung Bungur, Tambak, Sindang Mulya, dan Pasir Tanjung.

Proyek pembangunan Waduk Karian kini tengah dikerjakan melibatkan kontraktor dari Korea Selatan dan perusahaan BUMN. Pembangunan proyek nasional Waduk Karian ini untuk pengaliran irigasi seluas 22.000 hektare juga kebutuhan air baku untuk Kota Cilegon dan Kabupaten Serang sebesar 5,5 M3/detik.

Selain itu, juga penyediaan air baku untuk Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan wilayah DKI Jakarta sebesar 9,1 M3/detik.

Pembangunan Waduk Karian diharapkan dapat mengendalikan banjir di daerah hilir yang merupakan kawasan strategis dengan infrastuktur penting, yakni jalan Tol Jakarta-Merak juga kawasan industri terpadu dengan kapasitas tampungan banjir sebesar 60,8 juta M3.

Bahkan, Waduk Karian dapat dijadikan pengembangan objek wisata oleh Pemerintah Kabupaten Lebak, serta dapat memproduksi listrik melalui Pembangkit Tenaga Minihidro sebesar 1,8 Megawatt.

“Kami berharap melalui kedatangan Presiden Jokowi pembangunan Waduk Karian bisa rampung hingga tahun 2019,” kata Aep menjelaskan.

Ia mengatakan, pembangunan Waduk Karian dipastikan akan melahirkan klaster-klaster ekonomi masyarakat sehingga bisa mengatasi kemiskinan dan pengangguran. Selain itu, pembangunan Waduk Karian bisa mengejar ketertinggalan dan sejajar dengan daerah lain di Provinsi Banten.

Kegiatan klaster ekonomi masyarakat itu di antaranya membuka warungan, menjual aneka kerajinan, aneka makanan, warung nasi, pedagang keliling dan lainnya. Sebab, kehadiran Waduk Karian dipastikan menjadi lokasi pariwisata yang bisa mendongkrak pengunjung domestik maupun mancanegara.

“Kami pasti dan jelas Waduk Karian akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, terkait kedatangan Jokowi ke Lebak yang disebutkan menggunakan kereta api, Kepala Stasiun Besar Bogor Suharno menyebutkan bahwa perjalanan kereta api “communter line” sudah dapat diberangkatkan namun hanya sampai Stasiun Manggarai. “Jam 10.11 WIB kereta sudah bisa diberangkatkan hanya sampai Stasiun Manggarai,” kata Surhano di Jakarta, Selasa (3/10).

Sebelumnya, terjadi gangguan perjalanan kereta api “commuter line” di Stasiun Besar Bogor dari pukul 07.30 WIB disebabkan adanya kereta anjlok di Stasiun Manggarai. Akibat gangguan ini, perjalanan kereta api dari Stasiun Besar Bogor menuju Jakarta atau sebaliknya menjadi terganggu. (ant/yps) [ YLD ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here