Golkar Tua dan Muda Tak Akur

0
27


Dewan Pakar dan Generasi Muda Partai Golkar telah terjadi perpecahan. Bahkan, telah dilayangkan desakan agar 18 orang yang tergabung dalam Generasi Muda Partai Golkar itu untuk disanksi tegas DPP partai beringin. Hal itu lantaran, mereka melontarkan diselenggarakannya musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) dalam waktu dekat.


Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Mahyudin menyatakan, dirinya setuju tindakan Generasi Muda Golkar yang menginginkan Munaslub diberi sanksi. Pasalnya, dinilai hal tersebut merupakan tindakan pecah belah partai. “DPP harus tegas, harus berikan sanksi, jangan dibiarkan. Saya sih lebih setuju itu diberi sanksi, sanksi itu kan bisa berupa teguran, berupa pemberhentian,” ujar dia saat menghadiri ?syukuran acara ulang tahun ke-68 Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono di Jalan Cipinang Cempedak II, Jakarta Timur, Minggu (26/3).


Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan, aspirasi Generasi Muda Golkar itu adalah hal yang biasa. Tetapi, suara tersebut tidaklah mayoritas di tubuh Golkar. “Saya kira sih biasa, tapi kalau menurut aturan sendiri, rasanya mayoritas kader Golkar solid tidak ada yang menginginkan untuk Munaslub tersebut. Apalagi kita kan Golkar biasa saja jatuh bangun tuh, dinamika Partai Golkar,” kata Mahyudin.


Mahyudin mencontohkan, Golkar pernah mengalami hak serupa era Akbar Tandjung terkait kasus Bulog Gate. Akbar sempat menjadi tahanan dan didakwa bersalah. “Dulu tidak ada tuh kita berpikir Munaslub, apalagi sekarang kan masih jauh lah. Untuk Munaslub itu kan harus ada sebab, ada syarat, sebabnya belum memadai, syaratnya tidak terpenuhi, jadi tidak mungkin ada Munaslub,” papar dia. (ton)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here