Gara-gara Suporter, Arema FC Didenda PSSI Sebesar Rp 22.500.000

0
24

Suporter Arema FC, Aremania Suporter Arema FC, Aremania. (Foto:Ist)
Jakarta, (Tagar, 10/9/2017) – Akibat ulah suporter di laga pertandingan kandang Arema FC menghadapi PSM Makassar pada 30 Agustus 2017, lalu, tim berjuluk Singo Edan terpaksa harus menerima sanksi denda dari Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sanksi itu diterima setelah, Komdis PSSI melakukan sidang pada Kamis, 7 September 2017, kemarin. Dalam sidang itu, suporter Aremania terbukti melakukan tingkah laku buruk di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Panitia pelaksana (Panpel) Arema Malang mendapatkan hukuman dengan sanksi denda cukup besar yakni RP 22.500.000 dengan jenis pelanggaran yakni, pelamparan botol air mineral oleh suporter Arema pada pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia antara Arema melawan PSM, 30 Agustus 2017.

Selain Arema, panpel Persela Lamongan dan Persipura Jayapura juga terkena sanksi denda dari Komdis PSSI. Bahkan, untuk Persela terkena dua sanksi denda sekaligus dalam pertandingan menjamu Mitra Kukar di Stadion Surajaya, 21 Agustus 2017 lalu. Pelanggaran pertama akibat ulah penonton yang melakukan pelemparan botol air mineral dengan denda RP 33.750.000 dan kedua tim terkena kartu kuning dengan denda Rp 20.000.000.

Sedangkan, panpel Persipura jayapura terkena denda dengan besar RP 33.750.000 akibat hal yang sama yakni penonton melakukan pelemparan botol air mineral saat pertandingan Persipura menghadapi Persib Bandung di Stadion Mandala, Jayapura, 28 Agustus 2017 lalu.

Hal yang sama juga diterima Sriwijaya FC saat tim berjuluk Laskar Wong Kito itu menjamu Persib Bandung pada 4 Agustus 2017, lalu. Meski akibat ulah suporter yang melakukan pelemparan air mineral, namun sanksi denda yang diterima Sriwijaya berbeda dengan 3 tim diatas, Sriwijaya terbilang cukup besar menerima denda tersebut yakni RP 45.000.000. (Agi) [ WWN ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here