Fahri Hamzah: Banyak Kasus Korupsi Terungkap, Merusak Citra Presiden

0
13

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: Nuranisa) ARTIKEL TERKAIT Fahri Hamzah: Jokowi Sudah Memanaskan Mesinnya, yang Lain Mana? Jakarta (Tagar 8/9/2017) – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali mengomentari kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya penangkapan yang terjadi akhir-akhir ini seperti kasus yang terkait OTT anggota di lembaga penegak hukum bisa merusak citra Presiden Joko widodo (Jokowi).

“Saya mohon kepada Presiden Jokowi ambil-alih-lah pemberantasan korupsi ini. Masih ada waktu dua tahun. Gak bisa, dong kayak begini caranya. Masa begitu banyak periswtiwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi presiden tidak sadar bahwa itu merusak citra presiden?” tegasnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (8/9).

Menurutnya, Presiden sudah bekerja untuk mengundang para investor dari luar negeri agar dapat kepercayaan menanam investasi di Indonesia. Namun, dengan penangkapan sejumlah anggota penegak hukum terlibat kasus korupsi kepercayaan investor malah akan berkurang karena dianggap hukum Indonesia rusak sehingga banyak orang Indonesia korupsi.

“(Seharusnya) marah dong.  Kerja dia (Presiden) kemana-mana, pencitraan kiri-kanan, tapi rusak nih hukumnya. Dan dia nggak ada kendali terhadap peristiwa ini,” tambahnya.

Fahri pun tak segan mengatakan KPK adalah praktik ilegal dalam negara. Karena cara KPK dalam bekerja tidak sesuai terutama soal pengintaian dan penyadapan yang dinilai ilegal tanpa pengumpulan informasi yang benar.

“Menurut saya KPK adalah praktek ilegal dalam negara. Maka saya bilang ini negara dalam negara,” pungkasnya. (nhn) [ FET ]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here